Tampilkan postingan dengan label stres manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stres manajemen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

10 Sumber Stres Yang Tidak Kita Duga

1. Dokter
Saat Anda sakit tentunya Anda akan segera mengunjungi dokter agar cepat diperiksa dan diberi obat bukan? Dokter juga akan memberikan resep serta pantangan makanan yang tak boleh Anda konsumsi. Saat ini tanpa Anda sadari stres bisa muncul tiba-tiba, ‘jadi makan apa nih?’, ‘aduh sampai kapan nih menunya gini’, ‘kalau nanti makan ini terus apa nggak tambah sakit?’, dan berbagai pertanyaan lain yang tiba-tiba muncul memenuhi benak Anda. Stres lainnya juga muncul jika tiba-tiba dokter memvonis penyakit Anda. Yang seharusnya sakit maag menjadi usus buntu. Bukan hal yang tak mungkin, karena beberapa gejala menunjukkan hal yang sama. Dan perlu kecermatan dokter untuk memastikan kondisi apa yang sedang diderita pasien.

2. Teman Curhat
Terkadang dia menelepon Anda tengah malam sambil menangis-nangis, terkadang ia menyita jam makan siang Anda, atau kadang mendadak ia memaksa Anda menginap di rumahnya dengan alasan ia tak ingin kesepian. Semua orang punya masalah, begitupun juga Anda, dan terkadang menjadi stres tersendiri bagi Anda jika ia terus menerus curhat tentang masalahnya. Terkadang Anda juga butuh didengar, bukan selalu menjadi pendengar, ya kan?

3. Hewan Piaraan
Manis dan lucu, menggemaskan dan membuat Anda terhibur, tetapi juga sekaligus bikin stres apabila tiba-tiba mereka sakit, mengajak bermain di saat Anda sibuk, berulah menghancurkan barang. Oh betapa menyebalkannya hewan piaraan di kala itu. Jangan luapkan emosi Anda pada hewan piaraan Anda, mereka tak bersalah, mereka hanya ingin disayang dan diperhatikan.

4. Alarm
Beberapa adegan di film menunjukkan orang paling benci jika alarmnya berbunyi di pagi hari, ada yang membantingnya hingga rusak, ada yang memasukkannya pada laci, ada pula yang menyimpannya di balik bantal. Well, itu bukan hanya terjadi di film saja, tetapi juga di dunia nyata. Terkadang suara alarm sangat mengganggu tidur kita, walaupun ia menyelamatkan dari tugas dan kewajiban yang sedang menunggu. Singkat kata, alarm sangat menyebalkan dan membuat Anda stres dengan suaranya yang memekakkan telinga di pagi hari.

5. Handphone Anda
Entah itu aplikasi chatting, SMS atau telepon di tengah malam, sangatlah menyebalkan! Apakah yang membuat menyebalkan? ringtone yang mereka miliki. Masih enak-enaknya Anda bermimpi dan tidur nyenyak, eh malah dibangunkan dengan telepon yang salah sambung. Sungguh tak menyenangkan bukan?

6. Kunci Anda
Pernah kehilangan kunci di saat Anda terburu-buru? Sepertinya hampir semua orang pernah mengalami hal ini, dan memang sangat menjengkelkan. Anda mungkin berharap seandainya saja kunci bisa di telepon atau di missed call, tetapi nyatanya hal itu tidak mungkin.

7. Status Facebook dan Comment
Facebook, jejaring sosial yang menarik banyak minat orang untuk stay dan online 24 jam di dalamnya. Di sana kita bisa bertemu teman lama, bertemu kenalan baru, pasang status, dan saling mengomentari update status sampai upload foto. Di satu sisi hal tersebut menyenangkan, namun jika ternyata komentar yang ditulis tak sesuai harapan Anda, tentu akan membuat kecewa. Belum lagi kalau Anda menemukan bahwa gebetan Anda ternyata sudah punya kekasih dan sedang dekat dengan orang lain di dalam Facebook. Sungguh membuat mood Anda hancur dalam waktu sedetik saja.

8. Kamar Anda
Kamar pribadi selalu nyaman dengan bantal dan guling yang Anda rindukan di malam hari. Tetapi kamar juga sekaligus dapat membuat Anda stres berat, jika: kamar berantakan, kamar kotor dan aromanya tak sedap, Anda terlalu lama berada di kamar. Masihkah kamar menjadi tempat yang menyenangkan? Tentunya tidak, kamar menjadi tempat yang paling membosankan!

9. Komputer
Komputer adalah benda yang cerdas dan sangat membantu dalam beberapa hal, tetapi sekaligus membuat kita gemas apalagi jika tiba-tiba ia mati di saat program masih berjalan, atau ia tak mau diatur di kala kita menginput suatu perintah.

10. Berita Televisi
Berita memang sangat penting sebagai sumber informasi untuk kita, namun jika terlalu banyak berita meresahkan, entah itu demonstrasi bencana alam, atau resesi ekonomi semua hal itu justru membuat Anda stres dan malah berpikir yang tidak-tidak.


Dari berbagai sumber
Read More

CARA MENGHADAPI STRESS


1.belajar mengenali stres:
Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.

2.Manajemen Stress:
Apa itu manajemen stress? Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?

BERIKUT STRATEGI YANG PERLU DITERAPKAN :
·         Perhatikan lingkungan sekitar anda:
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
·         Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan:
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
·         Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele:
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
·         Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi:
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
·         Hindari reaksi yang berlebihan:
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
·         Tidur secukupnya:
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.

·         Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindar:
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
·         Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda:
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
·         Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri:
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
·         Jangan membebani diri anda secara berlebihan:
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
·         Ubahlah cara pandang anda:
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
·         Lakukan sesuatu untuk orang lain:
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
·         Hindari stress yang berkelanjutan:
Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
·         Tingkatkan ketahanan diri anda:
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah Saya membuat diri saya sendiri sedih sehingga saya pun harus mampu mengembalikan diri saya seperti dahulu yang lebih ceria dan bahagia. Serta menjadikan hal ini sebagai pelajaran di kedepannya




Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. 

           Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.


SEMOGA BERMANFAAT
Read More

Manajemen Stress ala Steven Covey


Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress,
Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada
para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas
air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.
"Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung
berapa lama anda memegangnya." kata Covey.
"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah.
Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan
sakit.

Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin
anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya
sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka
bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun
kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan
meningkat beratnya." lanjut Covey.


"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas
tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar
kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini,
tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu
dapat diambil lagi besok.
Apapun beban yang ada di pundak anda hari ini, coba
tinggalkan sejenak jika bisa.

Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi......
HIDUP INI SINGKAT, jadi cobalah menikmati dan
memanfaatkannya. Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak
dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di
relung hati kita.


_________________
Manusia itu punya 3 sifat: Sukses, Cerdas dan Jujur.
Sayangnya, mereka hanya bisa memiliki 2 sifat saja...
1. Sukses & Cerdas --> biasanya tidak Jujur
2. Cerdas & Jujur --> biasanya tidak Sukses
3. Jujur & Sukses --> biasanya tidak Cerdas



Read More

Minggu, 11 Desember 2011

Menangani kecemasan hadapi ujian






       Cemas menghadapi ujian atau test adalah salah satu bentuk stress yang lumrah dihadapi oleh hampir semua orang, bagaimana kita sebaiknya menangani stress tersebut.Cemas hadapi ujian adalah respons kita atas situasi ujian, respons yang kita peroleh dan ulangi sejak kecil, yang seperti juga semua hasil perolehan belajar lainnya, respon tersebut bisa diubah.

           Kecemasan dalam kadar sedikit, tidak apa-apa, malah bagus sebab bisa  memotivasi kita untuk belajar lebih giat mempersiapkan diri menghadapi ujian. Namun demikan, apabila kecemasan tersebut sudah berlebihan, bisa menjadi  distress, justru akan membuat prestasi kita terganggu sebab kita tidak bisa berpikir dengan jernih. Lebih parah, apabila kecemasan ini kita pergunakan sebagai alasan  ‘excuse’, maka hal itu akan merusak kepribadian kita.

Lalu bagaimana sebaiknya cara mengatasi kecemasan ujian ? Berikut disarankan sejumlah langkah, yakni: 

1.  Biasakan diri dengan situasi ujian, dengan cara antara lain : 
     a.  Kenali ruang dimana kita akan ujian 
     b.  Belajar memadai, dan banyak berlatih sesuai tipe ujian ( open-end, multiple      choice ataukan essay )
     c.  Berlatih berprestasi dalam waktu terbatas, seperti di ujian.

2.  Kendalikan emosi, pikiran dan tindakan 
 a. Hindari kecenderungan meragukan diri ataupun percakapan    kalbu negative.Apabila kita memang ragu kurang menguasai bahan, tidak ada cara lain cobalah belajar, kuasai secara memadai. Selanjutnya apabila ada percakapan pikiran negative, lakukan teknik ‘sop-ganti’ berikut:

·        Metode  ‘STOP Pikiran’  
    Kita merasakan kecemasan karena kita dihantui oleh pikiran negative tentang kesulitan/hambatan /ketidak mampuan atau ketidak berdayaan kita dalam ujian nanti. Bahkan bisa saja kita dibayangi pikiran negatif lainnya seperti,“ Wah saya pernah berbeda pendapat dengan dosen itu,jangan-jangan dia masih sentimen….,dst”.Pikiran negative ini akan memberi rangsangan kepada amygdala yang akan memicu endokrin menimbulkan enzyme cortizol yang mengakibatkan rasa resah pada diri kita.Selanjutnya rasa cemas ini akan meneguhkan bahkan menambah asosiasii pikiran negative yang kembali dan dirasakan lebih resah dan cemas lagi.  Jadi strateginya adalah menghentikan pikiran negative tersebut. Dengan teknik berikut : 
 ·        Mengatur arus berbagai pikiran dan refocus 
            Kadang-kadang ada banyak arus pikiran bergerak dalam mental /mind kita,simpang siur, saling menyerobot.  Oleh karenanya perlu diatur, perlu ditertibkan, dan difokuskan pada satu pokok pikiran setiap saatnya. Perlu dicatat tidak selamanya kita perlu mengikuti satu alur pikir ( linier ), kadang-kadang diperlukan kita menye-brang alur (lateral) .
            Hal itu boleh-boleh saja, bahkan seringkali diperlukan  untuk kerja kreatif. Akan tetapi tetap perlu diupayakan tertib, focus pada satu gagasan, dalam hal ini hanya idea yang relevan berkaitan dengan ujian. Gagasan lainnya, ditunda dan diberi jadwal lain, tetapi perlu ditanggapi supaya tidak menganggu. Bila kita dapat mengatur pikiran dengan lebih tertib, maka muncul-mya gagasan yang relevan akan menolong kita lebih percaya  diri, dan dengan demikian, merangsang muncul pikiran iringannya. 

   b.  Ramah dan beri Diri kita dukungan moril 
   c.  Berpikirlah  realistic, ujian hanya merupakan salah satu cara evaluasi, 
        bukan segala-galanya 
   d.  Berdamai dengan diri siap hadapi yang terburuk ~ tidak lulus ujian, 
        bukanlah akhir segalanya, bukan kiamat. 

3.  Pesrsiapkan Fisik  
   a.  Asupan nutrisi yang sesuai untuk situasi ujian ( tidak terlalu kenyang, 
        bergizi dan seimbang ) 
   b.  Cukup istirahat, relax 
   c.  Sebaiknya tetap lakukan exercise seperlunya. 

4.  Pelajari skill relaksasi yang amat menolong segera : 
   a.  Tarik nafas dalam  secara teratur 
Metode ini merupakan teknik yang paling sederhana, yang bisa menolong kita   menenangkan respons fisiologik/faal yang 
         ditimbulkan oleh perasaan kita. 
    b.  Teknik Relaksasi lainnya seperti ‘progressive relaxation’ 
    c    Bermeditasi, berdoa dan upaya spiritual lainnya 










Read More

Menangani Stress Kampus


Secara sederhana, kita bisa menangani stress kehidupan kampus dengan memakai
(STRESS) lagi, namun tentu saja dalam akronim yang berbeda.


S , Study skills . 
   Ada banyak hal yang perlu dipelajari, yang ingin diketahui, ada banyak kegiatan yang ingin diikuti, waktu terbatas. Oleh karena itu, agar tidak  menjadi stress, seyogyanya mahasiswa perlu memiliki berbagai skill    belajar yang sesuai sehingga saya bisa belajar secara efektif tetapi juga  effisien dalam menggunakan daya dan waktu serta sumber lainnya. 

T, Tempo – Time management 
   Selain skill belajar, skill penting yang juga perlu Anda kuasai untuk   menangani stress adalah manajemen waktu, untuk keperluan tersebut  mahaiswa perlu memiliki paradigma waktu yang tepat.


Rehat ~ Rest ~ istirahat 
   Tubuh kita ‘by default’ memerlukan jedah, istirahat. Kita perlu  belajar bagaimana ‘speeding up’, tetapi juga arif dan terampil  untuk ‘slowing down’.  Bila kita tidak memiliki keterampilan  istirahat, leisure, santai ( bukan leha-leha) maka besar kemung-kinan kita mengalami stress.


Eating & Exercise – Makan dan Olah raga Kebugaran 
   Tubuh kita membutuhkan asupan  yang seimbang,  tetapi juga ‘exercise’ yang memadai,agar bisa bugar,  [  Bandingkan apabila kita mempergunakan suatu peralatan baru  biasanya kita terlebih dalulu  membaca buku manual yang disertakan oleh pabrik pencipta peralatan  tersebut, Oleh karena itu sebetulnya perlu kita cermati asupan apa yang  baik untuk tubuh ini, menurut manual dari Penciptanya.], 

Self-talk ~ percakapan kalbu 

   Sejak kecil kita punya ‘perlengkapan’  berpkir yaitu percakapan kalbu,dimana kita biasa mendengar apa            yang kaya hati atau hati nurani katakan  kepada kita.  Isi percakapan itu bisa positif, membuat kita optimist, tetapi seringkali juga negative, membuat kita tertekan-stress. Kita masih perlu lebih mengembangkan arah percakapan  dari kita kepada hati nurani  ataupun kata hati kita, sehingga terjadi percakapan timbal-balik antara kita dengan diri kita. Dalam hal menangani stress, kita perlu bisa secara sadar meng-ganti isi percakapan yang tidak mendukung dengan kalimat yang bisa mendukung kita. Langkah ini biasa disebut percakapan kalbu: ‘stop~ganti’ yang bisa kita latihkan  di diri kita.

Social support ~ jaringan pendukung. 
     Manusia adalah makhluk social, jadi  pada hakikatnya tidak tahan sen-dirian, butuh perasaan tidak sendiri, tetapi punya sejumlah orang yang saling peduli, yang akan merasa kehilangan manakala lama tidak saling bertemu atau berkomunikasi. Dalam  keadaan stress sebaiknya kita ber-usaha bertemu dengan teman, sehingga paling tidak kita tetap punya penghayatan tidak sendirian yang sungguh mencekam. Itulah sebabnya
dianjurkan kepada mahasiswa untuk membangun dan merawat jaringan supporifnya sehingga bisa saling mendukung di saat diperlukan.








Read More

Indikasi/gejala stress


Bagaimana kita mengetahui apakah kita berada dalam keadaan stress atau tidak ? Apa
gejalanya?  Ada sejumlah gejala yang bisa diditeksi secara mudah yaitu :

1.   gejala fisiologik , antara lain :
      denyut jantung bertambah cepat , banyak berkeringat (terutama keringat dingin), 
      pernafasan  terganggu, otot terasa tegang, sering ingin buang air kecil, sulit tidur, 
      gangguan lambung, dst
2.   gejala psikologik , antara lain : 
      resah, sering merasa bingung, sulit berkonsentrasi,  sulit  mengambil  keputusan,        
      tidak enak perasaan, atau perasaan kewalahan ( exhausted) dsb
3.   Tingkah laku, antara lain : 
      berbicara cepat sekali, menggigit kuku, menggoyang-goyangkan kaki, ticks,  
      Gemetaran, berubah nafsu makan ( bertambah atau berkurang).

Read More

Jumat, 09 Desember 2011

Hubungan makanan dan suasana hati


Jennifer Nelson, MS, RD dan Katherine Zeratsky, RD

Meditasi dan positif citra adalah alat untuk mengurangi stres. Mari kita coba beberapa citra makanan: Gambar piring dengan bayam hijau terang dengan topping karamel berwarna kacang renyah, potongan lembab unggas ramping, dan buah kering cerah oranye dan merah. Sementara itu salad yang indah, Anda memiliki cokelat keemasan gandum roll dan segelas susu dingin menyegarkan. Atas ini off dengan sedikit cokelat gelap untuk makanan penutup. Apakah aku terbuai Anda ke dalam keadaan damai pikiran?
Dapatkah apa yang Anda makan mempengaruhi suasana hati Anda?Dapatkah diet Anda menjadi bagian dari persamaan untuk mengurangi stres?Mungkin. Luangkan waktu sejenak untuk berpikir tentang apa yang Anda makan dan bagaimana itu membuat Anda merasa nyaman
Omega-3 asam lemak, magnesium, triptofan, vitamin B folat dan lainnya, makanan glikemik rendah, dan coklat semuanya telah diteliti untuk menilai dampaknya terhadap suasana hati. 
Tentu saja, nutrisi dan makanan merupakan bagian dari diet yang sehat. Dan ketika Anda makan makanan sehat, tubuh Anda menuai manfaat. Sebagai contoh, ketika Anda makan buah-buahan, sayuran yang mengandung tepung dan gandum sepanjang hari Anda menjaga tubuh Anda bertenaga dan tingkat gula darah Anda secara stabil. Dan Anda mendapatkan vitamin, mineral, antioksidan dan fitonutrien. Menggabungkan karbohidrat dan protein meningkatkan ketersediaan serotonin dalam otak Anda. Serotonin adalah neurotransmitter dikatakan memiliki efek menenangkan dan memainkan peran dalam tidur.
Selain itu, cukup mengetahui Anda merawat diri sendiri dapat meningkatkan mood Anda. Dan kami semua akrab dengan kekuatan makanan kenyamanan. Sebagai contoh, minum segelas susu sebelum tidur dapat memicu memori masa kecil Anda nyaman.
Alkohol dan kurang olahraga berkontribusi untuk berkurangnya waktu tidur . Dan siklus tersebut terus berlanjut. Kita tahu bahwa cara makan tidak membuat kita merasa baik secara fisik atau mental.

Read More

Stres dan berat badan


Bagaimana cara mengontrol stres akibat penambahan berat badan?
Edward T. Creagan, MD
Ketika Anda sedang stres, Anda mungkin merasa sulit untuk makan sehat.Juga, selama masa stres sangat tinggi, Anda dapat makan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan emosional - kadang-kadang disebut stres makan atau makan emosional. Dan Anda mungkin terutama cenderung untuk makan makanan berkalori tinggi selama masa stres, bahkan ketika Anda sedang tidak lapar.
Untuk mencegah kenaikan berat badan selama stres dan mengurangi risiko obesitas, mendapatkan pegangan pada stres Anda. Ketika Anda merasa kurang stres dan lebih memegang kendali hidup Anda, Anda mungkin menemukan lebih mudah untuk menempel makan sehat dan kebiasaan olahraga.
Cobalah teknik manajemen stres ini untuk memerangi stres penambahan berat badan:
  • ·         Kenali tanda-tanda peringatan dari stres, seperti kecemasan, mudah tersinggung dan ketegangan otot.
  • ·      Sebelum makan, tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda makan - apakah Anda benar-benar lapar atau Anda merasa stres atau cemas?
  • ·         Jika Anda tergoda untuk makan saat Anda tidak lapar, menemukan gangguan.
  • ·         Jangan melewatkan makan, terutama sarapan.
  • ·         Mengidentifikasi makanan kenyamanan dan menjaga mereka keluar dari rumah atau kantor Anda.
  • ·    Mencatat perilaku dan kebiasaan makan Anda sehingga Anda dapat mencari pola dan hubungan - dan kemudian mencari cara untuk mengatasinya.
  • ·        Pelajari kemampuan memecahkan masalah sehingga Anda dapat mengantisipasi tantangan dan mengatasi kemunduran.
  • ·         Praktek keterampilan relaksasi, seperti yoga, pijat atau meditasi.
  • ·         Terlibat dalam aktivitas fisik atau olahraga secara teratur.
  • ·         Dapatkan tidur yang cukup.
  • ·         Dapatkan dorongan dari teman dan keluarga mendukung.

Jika Anda mencoba teknik manajemen stres Anda sendiri, tetapi mereka tidak tampaknya akan bekerja, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional melalui psikoterapi atau konseling.
Read More

stres menyebabkan rambut rontok?



Daniel Hall-Flavin K., MD
Ya, stres dan kehilangan rambut dapat terkait.
Tiga jenis rambut rontok yang dapat dikaitkan dengan tingkat stres yang tinggi adalah:
  • Alopecia areata. Berbagai faktor yang diduga menyebabkan alopecia areata, mungkin termasuk stres berat. Dengan alopecia areata, sel darah putih menyerang folikel rambut, menghentikan pertumbuhan rambut dan membuat rambut rontok keluar.
  • Telogen effluvium Dalam kondisi ini,. Stres emosional atau fisik mendorong jumlah besar bulu tumbuh menjadi fase istirahat. Dalam beberapa bulan, rambut-rambut yang terkena mungkin jatuh tiba-tiba ketika hanya menyisir atau mencuci rambut Anda.
  • Trikotilomania. Trikotilomania adalah sebuah dorongan tak tertahankan untuk menarik rambut dari kulit kepala Anda, alis atau area lain dari tubuh Anda. Rambut menarik dapat menjadi cara yang berurusan dengan perasaan negatif atau tidak nyaman, seperti stres, kecemasan, ketegangan, kelelahan kesepian, atau frustrasi.

Stres dan rambut rontok tidak harus menjadi permanen. Jika Anda mendapatkan stres Anda di bawah kendali, rambut anda tumbuh kembali.Pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda jika Anda melihat rambut rontok tiba-tiba atau tambal sulam atau lebih dari kerontokan rambut biasanya ketika menyisir atau mencuci rambut Anda. Rambut rontok tiba-tiba dapat sinyal kondisi medis yang mendasari yang membutuhkan pengobatan. Jika diperlukan, dokter Anda mungkin menyarankan pilihan pengobatan untuk rambut rontok juga. Dan jika upaya untuk mengelola stres Anda sendiri tidak bekerja, berbicara dengan dokter Anda tentang teknik manajemen stres.


Read More

Apa perbedaan antara tegangan normal dan gangguan penyesuaian?


Daniel Hall-Flavin K., MD

Stress adalah suatu reaksi psikologis dan fisik normal untuk situasi positif atau negatif dalam hidup Anda, seperti pekerjaan baru atau kematian orang yang dicintai. Stres itu sendiri tidak normal atau buruk. Yang penting adalah bagaimana Anda menangani stres.

Bila Anda memiliki begitu banyak masalah menyesuaikan diri dengan perubahan stres yang Anda merasa sulit untuk pergi tentang rutinitas sehari-hari Anda, Anda mungkin telah mengembangkan gangguan penyesuaian. Gangguan penyesuaian adalah jenis penyakit yang berhubungan dengan stres mental yang dapat mempengaruhi perasaan, pikiran dan perilaku. Sebuah gangguan penyesuaian dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak.

Tanda dan gejala dari gangguan penyesuaian dapat mencakup:
  • Kesedihan
  • Menangis 
  • Pikiran bunuh diri
  • Khawatir
  • Kesulitan tidur
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Perkelahian

Jika Anda memiliki situasi stres dalam hidup Anda, cobalah langkah-langkah menolong diri sendiri, seperti berbicara hal-hal di atas dengan keluarga atau teman-teman peduli, berlatih yoga atau meditasi, berolahraga teratur dan memotong kembali pada to-do list Anda. Jika teknik ini tidak membantu dan Anda merasa seperti Anda sedang mengalami kesulitan mengatasi, berbicara dengan dokter Anda tentang pilihan pengobatan.
Read More

Stres kronis menyebabkan depresi?

Daniel Hall-Flavin K., MD


Depresi memiliki banyak kemungkinan penyebab, mungkin berhubungan dengan genetika, kimia otak dan situasi kehidupan Anda. Situasi kehidupan stres kronis dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi jika Anda tidak mengatasi stres dengan baik.

Stress adalah suatu reaksi psikologis dan fisik normal untuk situasi positif atau negatif dalam hidup Anda, seperti pekerjaan baru atau kematian orang yang dicintai. Stres itu sendiri tidak normal atau buruk. Yang penting adalah bagaimana Anda menangani stres.

Jika Anda mengalami kesulitan mengatasi, stres kronis bisa memakai Anda ke bawah dan membanjiri Anda. Anda mungkin sering berada dalam suasana hati yang buruk, produktivitas Anda dapat menurunkan, hubungan Anda mungkin menderita, dan Anda bahkan mungkin merasa sulit untuk pergi tentang kegiatan rutin harian Anda.

Anda dapat mencoba beberapa self-help penghilang stres untuk mendapatkan stres Anda di bawah kendali, seperti meditasi, latihan yoga, atau hanya memotong kembali pada kewajiban Anda. Jika stres Anda upaya manajemen tidak cukup membantu, lihat dokter Anda. Jika Anda telah mengembangkan depresi, anda dan dokter anda dapat membahas pilihan pengobatan.

Read More

Senin, 05 Desember 2011

Spiritualitas dan menghilangkan stres


Mengambil jalan yang jarang dilalui dengan menjelajahi spiritualitas Anda dapat mengarah ke tujuan hidup yang lebih jelas, hubungan pribadi yang lebih baik dan keterampilan manajemen stres ditingkatkan.


Alat stres beberapa bantuan yang sangat nyata: lebih banyak berolahraga, makan makanan sehat dan berbicara dengan teman-teman. Sebuah kurang nyata - tetapi tidak kurang berguna - cara untuk mencari bantuan stres adalah melalui spiritualitas.

Apa itu spiritualitas?

Spiritualitas memiliki banyak definisi, tetapi pada intinya spiritualitas membantu untuk memberikan konteks kehidupan kita. Ini tidak selalu terhubung ke sistem kepercayaan tertentu atau ibadah bahkan agama.Sebaliknya, ia muncul dari koneksi Anda dengan diri sendiri dan dengan orang lain, pengembangan sistem nilai pribadi Anda, dan pencarian Anda untuk makna dalam kehidupan.
Bagi banyak, spiritualitas mengambil bentuk ketaatan agama, doa, meditasi atau keyakinan pada kekuatan yang lebih tinggi. Bagi yang lain, dapat ditemukan di alam, seni musik, atau masyarakat sekuler. Spiritualitas adalah berbeda untuk setiap orang.

Bagaimana spiritualitas membantu menghilangkan stres?

Spiritualitas memiliki banyak manfaat untuk menghilangkan stres dan kesehatan mental secara keseluruhan. Ini dapat membantu Anda:
  • Merasakan tujuan. Menumbuhkan spiritualitas Anda dapat membantu mengungkap apa yang paling berarti dalam hidup Anda.Dengan menjelaskan apa yang paling penting, Anda dapat fokus kurang pada hal-hal yang tidak penting dan menghilangkan stres.
  • Bergabung dengan dunia Semakin Anda merasa Anda memiliki tujuan di dunia, semakin sedikit soliter Anda merasa -. Bahkan ketika Anda sendirian. Hal ini dapat mengakibatkan kedamaian batin yang berharga selama masa sulit.
  • Rilis kontrol. Ketika Anda merasa menjadi bagian dari suatu keseluruhan yang lebih besar, Anda menyadari bahwa Anda tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi dalam hidup.Anda dapat berbagi beban masa sulit serta berkat kegembiraan hidup dengan orang di sekitar Anda.
  • Memperluas jaringan dukungan Anda. Apakah Anda menemukan spiritualitas dalam masjid, gereja atau sinagoga, dalam keluarga Anda, atau berjalan dengan seorang teman melalui alam, ini berbagi ekspresi spiritual dapat membantu membangun hubungan.
  • Menjalani hidup sehat. Orang yang menganggap diri mereka spiritual tampaknya lebih mampu mengatasi stres dan menyembuhkan dari penyakit atau kecanduan lebih cepat.

Menemukan spiritualitas Anda

Mengungkap spiritualitas Anda dapat mengambil beberapa penemuan diri.Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk bertanya pada diri sendiri untuk menemukan apa pengalaman dan nilai-nilai mendefinisikan Anda:
  • Apa hubungan penting Anda?
  • Apa yang paling Anda hargai dalam hidup Anda?
  • Orang apa yang memberikan Anda rasa komunitas?
  • Apa yang menginspirasi Anda dan memberi Anda harapan?
  • Apa yang membawa Anda sukacita?
  • Apa prestasi Anda paling membanggakan?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti membantu Anda mengidentifikasi orang yang paling penting dan pengalaman dalam kehidupan Anda. Dengan informasi ini, Anda dapat memfokuskan pencarian Anda untuk spiritualitas pada hubungan dan kegiatan dalam hidup yang telah membantu mendefinisikan Anda sebagai orang dan mereka yang terus menginspirasi pertumbuhan pribadi Anda.

Mayo Clinic staff
Read More

Stres lega


          Apakah Anda tahu siapa saja yang tidak pada waktu stres hari ini? Laju kehidupan modern membuat stres manajemen keterampilan yang diperlukan untuk semua orang. Banyak orang menyulap beberapa tanggung jawab, pekerjaan, kehidupan rumah, pengasuhan dan hubungan. Belajar untuk mengidentifikasi masalah dan menerapkan solusi adalah kunci untuk mengurangi stress sukses.
            Langkah pertama dalam menghilangkan stres yang sukses adalah memutuskan untuk membuat perubahan dalam cara Anda mengelola stres.Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi pemicu stres Anda. Beberapa penyebab stres yang jelas - pekerjaan tekanan, masalah hubungan atau kesulitan keuangan. Tapi kerepotan sehari-hari dan tuntutan, seperti Komuter, mengatur penitipan anak atau sedang overcommitted di tempat kerja, juga dapat berkontribusi untuk tingkat stres Anda. Peristiwa positif juga bisa stres. Jika Anda menikah, memulai pekerjaan baru dan membeli sebuah rumah baru di tahun yang sama, Anda bisa memiliki tingkat stres yang tinggi. Sementara kejadian negatif pada umumnya lebih stres, pastikan untuk juga menilai perubahan-perubahan positif dalam hidup Anda.
         Setelah Anda telah mengidentifikasi pemicu stres Anda, Anda dapat mulai berpikir tentang strategi untuk berurusan dengan mereka. Kadang-kadang solusi mungkin semudah mematikan TV ketika berita malam terlalu menyedihkan. Atau, ketika Anda tidak dapat menghindari situasi stres, mencoba cara brainstorming untuk mengurangi faktor iritasi. Dan tidak merasa seperti Anda harus mencari tahu semua pada Anda sendiri. Mencari bantuan dan dukungan dari keluarga dan teman. Anda mungkin ingin bertanya kepada mereka apa stres-bantuan teknik telah bekerja baik bagi mereka. Dan banyak orang mendapatkan keuntungan dari praktek sehari-hari teknik pengurangan stres, seperti kesadaran, tai chi, yoga, meditasi atau berada di alam.
        Stres tidak akan hilang dari kehidupan Anda. Dan manajemen stres bukanlah obat semalam. Tapi dengan latihan, Anda dapat belajar untuk mengelola tingkat stres Anda dan meningkatkan kemampuan Anda untuk menghadapi tantangan hidup.
Read More

Stres dasar


           Stress adalah suatu reaksi psikologis dan fisik normal dengan tuntutan yang semakin meningkat kehidupan. Survei menunjukkan bahwa kebanyakan orang Amerika mengalami tantangan dengan stres di beberapa titik sepanjang tahun. Dalam melihat penyebab stres, ingat bahwa otak Anda datang terprogram dengan sistem alarm untuk melindungi Anda. Ketika otak Anda merasakan ancaman, itu sinyal tubuh Anda untuk melepaskan ledakan hormon untuk bahan bakar kapasitas Anda untuk tanggapan. Ini telah diberi label "melawan-atau-penerbangan" respons. Setelah ancaman itu hilang, tubuh Anda dimaksudkan untuk kembali ke keadaan rileks normal.Sayangnya, stres nonstop kehidupan modern berarti bahwa sistem alarm Anda jarang menutup off.
               Itu sebabnya manajemen stres sangat penting. Manajemen stres memberi Anda berbagai alat untuk me-reset sistem alarm Anda. Tanpa manajemen stres, terlalu sering tubuh Anda selalu dalam siaga tinggi. Seiring waktu, tingkat stres yang tinggi menyebabkan masalah kesehatan yang serius.Jangan menunggu sampai stres memiliki dampak negatif pada kesehatan Anda, hubungan atau kualitas hidup. Mulai berlatih berbagai teknik manajemen stres hari ini.
Read More