Tampilkan postingan dengan label tahukah anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahukah anda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2011

Cara Mengatasi Pilek Tanpa Obat


Di akhir tahun Cuaca tak menentu seperti yang terjadi akhir-akhir ini, tak jarang membuat tubuh cenderung rentan terhadap pilek. Terlebih jika Anda tengah melakukan aktivitas padat.

Faktor yang paling sering menimbulkan infeksi pada tenggorakan dan hidung yang berakibat munculnya gejala pilek :
-daya tahan tubuh menurun
-virus
-stress
-kecapekan
-kurang vitamin dan makanan bergizi
-tertular orang disekitar kita


Salah satu kunci untuk mengembalikan vitalitas tubuh yaitu dengan memanfaatkan waktu libur. Menurut Penulis Buku Air Penyembuh Ajaib, Herminia De Guzman-Ladion, ketika Anda sudah terserang pilek, usahakan Anda tinggal dirumah dan beristirahat. karena bekerja ketika pilek akan mengakibatkan menambah parah derita bagi anda. Lagipula teman Anda akan lebih menghargai Anda untuk membatasi penyebaran virus.

Ketika Anda memutuskan beristirahat, penting diketahui:

1. Jangan sentuh makanan yang mengandung gula seperti kue, es krim dan lainnya.
karena : Kandungan gula dalam darah akan menurunkan daya tahan tubuh anda terhadap infeksi.
2. Mengkonsumsi buah-buahan, sari buah atau jus.
3. Mengkonsimsi sayur-sayuran.
4. Mengkonsumsi multivitamin.
5. Mengkonsumsi air putih. Jika dalam kondisi normal Anda mengkonsumsi 6 hingga 8 gelas sehari maka ketika pilek maka sebaiknya Anda meningkatkan konsumsi air hingga 10 gelas.
karena : Air dapat menghanyutkan virus dari tubuh Anda dalam berbagai bentuk seperti keringat dan air seni.

Pilek merupakan gejala penyakit yang mempunyai tahapan yaitu tenggorokan, kepala dan dada. Namun tahapan itu tidaklah berurutan. Bisa saja Anda terkena terlebih dahulu pada bagian kepala atau tenggorokan.

Proses gejala pilek:
tenggorokan -> kepala -> dada atau kepala -> tenggorokan -> dada

Jika Anda terlebih dahulu terkena pada tenggorokan, maka Anda dapat berkumur dengan larutan garam panas untuk meringankan gejalanya.
Langkah-langkah:
1. Menyiapkan segelas air panas (80 derajat Celsius)
2. Menyiapkan garam sebanyak setengah sendok teh.
3. Kemudian larutkan garam tersebut pada air panas
4. Berkumurlah selama lima menit.

catatan : Sesudah itu Anda disarankan jangan minum air dingin. Lakukan 3 kali sehari. Jika Anda sudah berkumur larutan garam, kemudian Anda siapkan sapu tangan yang telah dibasahi air dingin kemudian taruh dalam kain flanel kemudian lilitkan pada leher seperti saat mengompres kepala.


Jika pilek yang anda derita berawal dari sakit kepala, maka yang perlu dilakukan:
- Cara pertama : merendam kaki dengan menggunakan air panas. Dengan begitu darah akan lancar ke kepala sehingga bisa menghilangkan rasa sesak.

- Cara kedua : menghirup uap panas.
Lankah-langkah:
1. Siapkan kertas koran atau karton
2. Masaklah air dengan menggunakan panci atau teko
3. Kemudian dekatkan lipatan kertas yang membentuk pipa tersebut dengan panci atau teko. Dengan menghirup uap air panas, hidung yang tersumbat akan hilang. Cara itu bisa dilakukan sehabis merendam kaki.

Jika Anda kurang beruntung terkena gejala pilek pada dada disertai batuk dan demam, yang perlu dilakukan:
1. Basuh kain dengan air panas
2. Siapkan handuk untuk menutupi dada Anda
3. Kemudian taruh kain yang telah dibasuh air tadi keatas dada kemudian tutup dengan handuk tersebut.
4. Biarkan hingga panas hilang. Jika perlu lakukan hal ini tiga kali sebelum tidur. Setelah selesai, bilas dengan handuk. Kemudian disarankan untuk segera tidur.

semoga berguna,,dan jika sakit berlanjut hubungi dokter.
Read More

Kamis, 15 Desember 2011

Berjalan kaki Banyak Manfaat


Jalan kaki merupakan latihan yang paling mudah dan sederhana, serta memiliki risiko cedera yang kecil jika dilakukan dengan benar. Hanya dengan melakukan jalan kaki secara rutin, banyak manfaat kesehatan yang akan anda peroleh.

Jika anda melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki secara rutin, kualitas hidup anda akan meningkat. Dengan kata lain, pejalan kaki akan hidup lebih lama: “walkers live longer”.
Manfaat Jalan Kaki
1. Memperkuat jantung dan mengurangi risiko kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) dengan menurunkan kadar kolesterol ldl (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol hdl (kolesterol baik).
2. Mengurangi risiko hipertensi.
3. Memperbaiki sistem pengaturan gula darah di dalam tubuh penderita diabetes sehingga risiko komplikasi diabetes berkurang.
4. Memperkuat otot, tulang, dan memperbaiki pergerakan sendi, terutama pada wanita muda dapat memperlambat terjadinya osteoporosis (keropos tulang)
5. Membantu menurunkan/mengendalikan dan mempertahankan berat badan.
6. Meningkatkan kesehatan mental : Memperbaiki suasana hati, mengatasi depresi atau stres.
7. Meningkatkan kemampuan darah dalam mengangkut dan mengedarkan oksigen sehingga sirkulasi darah menjadi lancar dan tubuh menjadi tidak mudah lelah.
8. Memberikan efek positif pada sistem kekebalan tubuh.
9. Mengurangi risiko kanker, terutama kanker usus
10.meningkatkan fungsi paru-paru.
Jalan Kaki : Latihan yang baik
- Jalan kaki akan memberikan manfaat kesehatan yang maksimal jika dilakukan secara perlahan dan tidak dipaksakan namun harus rutin. Frekuensi yang baik untuk jalan kaki yaitu paling sedikit 3 kali seminggu (pada hari-hari yang tidak berurutan), akan jauh lebih baik bila dilakukan 4-5 kali seminggu.

- Latihan sebaiknya dilakukan dalam 3 tahap, yaitu:
1.Pemanasan dan peregangan
untuk pemanasan, anda cukup berjalan kaki dengan perlahan selama 3-5 menit hingga tubuh anda merasa cukup hangat. Pemanasan bertujuan untuk menghindari risiko terjadinya cedera otot saat anda berjalan kaki. Setelah pemanasan, lakukan peregangan otot selama kurang lebih 5 menit dan pastikan peregangan yang anda lakukan meliputi leher, tangan, pinggul, otot bagian atas dan bawah kaki termasuk otot hamstring, yaitu otot yang ada di sisi belakang paha, dan juga pergelangan kaki serta bernapaslah secara teratur selama peregangan.

2.Latihan inti
Lakukan jalan kaki dengan langkah cepat dan sebaiknya dilakukan minimal selama 20 menit.

3.Pendinginan
akhiri latihan dengan pendinginan yaitu dengan melakukan jalan kaki secara perlahan dan peregangan seperti yang dilakukan sebelum latihan inti. Pendinginan dilakukan selama kira-kira 10 menit. Pendinginan berguna untuk mencegah supaya darah tidak mengumpul di kaki, menghindari pusing dan ritme jantung yang abnormal, serta menjaga supaya otot-otot tidak kaku dan sakit.
- Hal lain yang harus diperhatikan : Gunakanlah sepatu dan pakaian olahraga yang nyaman dan melindungi tubuh. Sangat disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar dan anda dapat memakai beberapa lapis pakaian untuk meningkatkan suhu tubuh. Jika anda melakukan latihan jalan kaki pada saat malam hari atau sebelum fajar, gunakan pakaian yang berwarna cerah supaya pengendara bermotor yang mungkin lewat dapat melihat anda dan kecelakaan pun tidak akan terjadi.

Walaupun jalan kaki memiliki risiko cedera yang kecil, namun bukan berarti bebas dari risiko cedera. Jika anda melakukan jalan kaki dengan postur tubuh atau gerakan yang salah, maka anda dapat mengalami cedera dan manfaat dari berjalan kaki yang anda peroleh menjadi tidak maksimal. Oleh karenanya, untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari berjalan kaki serta terhindar dari terjadinya cedera sebaiknya anda memperhatikan postur tubuh yang disarankan saat berjalan kaki seperti yang tertera di bawah ini:


1. Kepala dan bahu
Posisi kepala harus selalu tegak dan berada di tengah bahu, tidak miring, pandangan mata fokus menatap lurus ke depan. Posisi bahu rileks tetapi harus tetap tegak dan hindari posisi membungkuk.

2. Otot perut
Gunakan otot-otot perut untuk membantu menyangga postur tubuh dan tulang belakang saat anda berjalan kaki. Caranya yaitu dengan sedikit menarik otot perut (mengempiskan perut) hingga posisi tubuh benar-benar tegak saat berjalan kaki.

3. Pangkal paha
Pada umumnya, gerakan maju harus dimulai dari pangkal paha. Setiap langkah harus terasa alami, jangan terlalu panjang ataupun terlalu pendek. Banyak orang melakukan kesalahan dengan cara mengambil langkah terlalu panjang.

4. Tangan
Posisi lengan atas harus dekat dengan tubuh dan sikut membentuk sudut 90 derajat. Saat berjalan kaki, lengan harus tetap bergerak maju serentak dengan langkah kaki, namun berlawanan (misal: Saat kaki kiri maju, tangan kanan yang maju). Usahakan agar posisi tangan rileks dengan posisi telapak tangan menggenggam ringan.

5. Kaki
Tiap kali melangkah, kaki mendarat di tumit kemudian bagian tengah kaki, dan selanjutnya jari. Anda bisa membayangkannya seperti berjalan di atas bola yang menggelinding.
Read More

Jangan Memaksakan Berolahraga Jika Anda Stres!


Olahraga merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengembalikan kesegaran dan sangat baik bagi kesehatan. Tetapi juga disisi lain Anda harus mengetahui, kapan waktu yang tepat berolahraga dan kapan harus menghindarinya.

Para ahli mengatakan, ada saat-saat di mana seseorang disarankan hanya boleh duduk di rumah dan bersantai, tanpa harus melakukan latihan atau akitivitas fisik.

Berikut kondisi dimana Anda tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas olahraga:

1. Jika Anda tidak sehat
Banyak dokter menganjurkan untuk menghindari pergi ke gym jika kondisi tubuh terasa kurang fit. Pasalnya, latihan (aktivitas) akan memberikan beban pada sistem kekebalan tubuh Anda dan memperpanjang periode pemulihan. Bila Anda merasa sakit, sebaiknya fokus pada pemulihan penyakit terlebih dahulu ketimbang harus melakukan rutinitas olahraga.

2. Jika Anda lelah dan stres
Gym adalah tempat yang tepat untuk melepaskan stres, tapi kadang tubuh Anda mungkin hanya butuh istirahat. Berolahraga di bawah tekanan yang tinggi justru akan menyebabkan cidera.

3. Jika Anda terluka
Sekecil apa pun luka Anda, sebaiknya jangan melakukan aktivitas olahraga meski dalam intensitas yang kecil. Jika Anda bersikeras tetap melakukannya, maka bukan tidak mungkin akan menjadi masalah yang lebih serius.

4. Jika Anda mabuk
Alkohol memiliki efek dehidrasi dan tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk kembali pada keadaan normal. Jika Anda masih dalam kondisi mabuk, hindari pergi ke gym dan isilah kembali tenaga Anda dengan sarapan yang sehat.

Saatnya menghindari keempat hal ini dengan gaya hidup yang lebih baik.
Read More

Tubuh Buang Racun di Malam Hari

ternyata begadang itu memang tidak disarankan. Karena, ada beberapa bagian tubuh yang perlu membuang racun dalam kondisi kita tertidur pulas. Nah, ini tahapan pembuangan racun tubuh di malam hari:

Sebab:
• Malam hari pk 9 – 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

• Malam hari pk 11 – dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

• Dini hari pk 1 – 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

• Dini hari pk 3 – 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

• Pagi pk 5 – 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

• Pagi pk 7 – 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.

Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah
Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!!!!
Read More